LIQUI MOLY UNGKAP PERBANDINGAN ADITIF OLI UNTUK MELAWAN AUS MESIN: KENAPA HARUS MENGGUNAKAN CERATEC !!!
Jakarta, 26 Februari 2026 – Produsen pelumas otomotif asal Jerman, Liqui Moly, baru saja merilis artikel perbandingan mendalam tentang tiga aditif oli unggulannya yang dirancang untuk melindungi mesin dari aus akibat gesekan. Dalam publikasi terbaru berjudul “Battle against Engine Wear: Our Oil Additives in Comparison” yang diterbitkan pada 20 Februari 2026, perusahaan membandingkan Oil Additive, Motor Protect, dan CeraTec sebagai spesialis perlindungan aus.
Artikel ini menyoroti bagaimana gesekan, panas, dan tekanan pada komponen logam mesin dapat menyebabkan kerusakan jika tidak dilindungi dengan baik. Ketiga aditif ini menawarkan solusi unik, tetapi CeraTec menonjol sebagai pilihan berteknologi tinggi yang menggabungkan perlindungan fisik dan kimia.
Perbandingan Ketiga AditifMenurut perbandingan tersebut, setiap aditif memiliki mekanisme kerja yang berbeda:
- Oil Additive: Aditif klasik ini menggunakan MoS₂ (molybdenum sulfide) sebagai pelumas padat rendah viskositas. Ia membentuk lapisan pelumas tangguh pada permukaan logam yang bergesekan, mengurangi gesekan dan memungkinkan operasi lebih halus. Manfaatnya termasuk penghematan bahan bakar dan oli yang signifikan, keandalan operasional tinggi, serta sifat darurat jika oli habis. Cocok untuk mesin lama atau kendaraan seperti mobil vintage, truk, dan motorhome.
- Motor Protect: Berbeda dari yang lain, aditif ini memberikan perlindungan kimia bertekanan tinggi tanpa pelumas padat. Ia membentuk lapisan reaktif kimia pada titik geser mesin, mencegah “fretting” atau pengelasan dan patahnya permukaan logam di bawah tekanan dan suhu tinggi. Keuntungannya meliputi performa mesin optimal, pengurangan aus signifikan, umur mesin lebih panjang (efektif hingga 50.000 km), serta penghematan oli dan bahan bakar. Direkomendasikan untuk kendaraan modern dengan mesin downsizing yang menghadapi rasio tekanan lebih tinggi.
- CeraTec: Sebagai aditif paling canggih, CeraTec mengombinasikan partikel keramik mikro dengan bahan kimia stabil untuk mengisi ketidakrataan permukaan logam dan mencegah kontak langsung antarlogam. Ini memberikan perlindungan ganda fisik dan kimia, tahan suhu tinggi-rendah, inert secara kimia, serta kompatibel dengan filter partikel diesel dan filter ultra halus. Manfaat utamanya adalah operasi mesin lebih halus, ketahanan tekanan ekstrem, umur mesin lebih panjang hingga 50.000 km, pengoptimalan konsumsi bahan bakar, dan pengurangan kerugian gesekan. Ideal untuk mesin berkinerja tinggi atau yang menggunakan oli rendah viskositas.
Dampak bagi Pengguna di IndonesiaDi Indonesia, di mana lalu lintas padat dan kondisi jalan beragam sering membebani mesin kendaraan, perbandingan ini relevan bagi pemilik mobil dan motor. Liqui Moly Indonesia juga aktif mempromosikan produk serupa, seperti MoS₂ Oil Additive dalam berita terbarunya pada 10 Februari 2026, yang menekankan penghematan BBM dan keawetan mesin hingga ratusan ribu kilometer.
Namun, CeraTec semakin populer di kalangan pengguna yang mencari perlindungan maksimal, sebagaimana dibuktikan dalam tes independen seperti video YouTube yang menunjukkan peningkatan performa mesin.
Para ahli dari Liqui Moly menekankan bahwa pilihan aditif tergantung pada jenis mesin dan kondisi penggunaan. “CeraTec adalah pilihan untuk kendaraan modern yang membutuhkan perlindungan ganda,” demikian kutipan dari artikel tersebut.
Kesimpulan Publikasi ini memperkuat posisi Liqui Moly sebagai pemimpin dalam inovasi pelumas otomotif. Bagi konsumen, ini menjadi panduan berharga untuk memilih aditif yang tepat guna menjaga mesin tetap prima. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi Liqui Moly atau dealer resmi di Indonesia.




LEAVE A COMMENT